Mengenal Jenis Hosting: Perbedaan VPS dan Dedicated Server


perbedaan vps dan dedicated hostingSesuai dengan performanya, hosting terbagi menjadi sekian banyak jenis. Bagi para pemula, secara keseluruhan mereka menggunakan tipe hosting shared hosting. Shared hosting sendiri merupakan salah satu tipe hosting yang paling ekonomis namun dari sisi performa shared hosting belum sesuai kebutuhan karena sering mengalami down mengingat dalam shared hosting satu server digunakan oleh banyak website. Ketika terdapat salah satu website yang mengkonsumsi resource secara berlebihan, maka hal tersebut akan berimbas pada website lain seperti loading lambat, tidak bisa diakses hingga server tumbang.

Dalam blogging, kita diharuskan untuk memiliki sebuah perencanaan matang serta keputusan yang tepat. Bergantung pada platform yang akan Anda pilih, jika Anda ngeblog menggunakan self hosting, maka pemilihan web hosting yang tepat merupakan salah satu aspek terpenting yang tidak boleh Anda abaikan. Paling tidak, Anda tidak perlu bekerja dua kali lantaran diawal pembuatan blog Anda membeli hosting hanya berdasarkan 1-2 pertimbangan, misalkan harga murah atau karena iming-iming unlimited. Seiring dengan tumbuh pesatnya media online, banyak bermunculan provider web hosting dengan strategi marketing masing-masing, dan hendaknya Anda tetap bersikap waspada serta lebih jelih sebelum menentukan pilihan.

Baca: Web hosting terbaik di Indonesia

Bergantung pada trafik serta konten suatu blog, shared hosting dianggap masih belum mampu memenuhi kebutuhan blog dalam berbagai sisi mulai kecepatan, stabilitas, hingga bandwidth. Menyikapi permasalahan tersebut, muncullah sejumlah paket hosting lainnya dengan kemampuan yang lebih baik lagi guna memenuhi kebutuhan website-website besar atau blog-blog bertrafik tinggi, seperti VPS dan Dedicated Server.

Perbedaan VPS dan Dedicated Server

Virtual Private Server (VPS) sebenarnya masih berupa shared hosting, akan tetapi VPS memiliki performa yang lebih baik karena pada VPS client diberikan resource yang lebih besar. Dengan sistem virtualisasi, kita memiliki sistem operasi tersendiri pada layanan web hosting yang kita gunakan. Selain itu, kita juga dimungkinkan untuk menginstal software tambahan sesuai kebutuhan. Sementara itu, virtualisasi pada VPS juga cukup banyak. Beberapa software vistualiasi pada VPS yang cukup populer diantaranya adalah OpenVZ, XEN, Parallel Virtuozo, dan KVM.

Dedicated Sever atau yang juga dikenal sebagai suite hosting, merupakan jenis hosting non-shared. Pada tipe hosting Dedicated Server, resource CPU dan RAM tidak di share dengan user lain sehingga performa website jauh melebihi website yang menggunakan shared hosting ataupun VPS. Sesuai dengan kualitas layanan, harga sewa Dedicated Sever cukup mahal dan hanya website atau blog-blog besar saja yang menggunakan tipe hosting yang satu ini.

Baca juga: Tips memilih hosting sesuai kebutuhan

Hosting Terbaik Indonesia

1 Comment

  1. Ita Maulani Reply

    Wah, selama ini saya hanya memperhatikan bandwith dan jumlah blog yang bisa dibangun saat memilih hosting. Ternyata, tak hanya itu. Pemilihan hosting yang tepat adalah sangat penting supaya tidak terjadi trouble di belakang hari dengan beberapa blog yang telah kita bangun. Trima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Hanya komentar relevan yg akan di publish; Gunakan nama Anda (no keywords), No spam!